SONI WANDIKBO SERAHKAN DUA EKOR BABI KEPADA KELUARGA EMPAT KORBAN, SERUKAN PERDAMAIAN DI KWAMKI LAMA

HUMAS DPRK PUNCAK — TIMIKA, Selasa, 22 September 2026 — Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak, Soni Wandikbo, S.Pd., menyerahkan bantuan berupa dua ekor babi kepada keluarga empat orang korban dari pihak Dang di Kwamki Lama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kemanusiaan kepada keluarga korban yang terdampak konflik. Penyerahan bantuan berlangsung dengan aman dan lancar serta disambut baik oleh pihak keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan keluarga empat korban menyatakan tidak ingin lagi terlibat dalam perang maupun aksi balasan yang dapat menambah jumlah korban.
“Kami keluarga dari empat orang korban tidak mau berperang lagi. Mengenai perdamaian ataupun kelanjutan masalah ini, kami menyerahkannya kembali kepada pihak-pihak yang terlibat dan memiliki persoalan dalam konflik tersebut,” ujar perwakilan keluarga korban.
Soni Wandikbo menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut dapat diserahkan secara langsung kepada keluarga korban. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban keluarga sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan perdamaian.
“Hari ini saya menyerahkan bantuan dua ekor babi kepada keluarga empat orang korban dari pihak Dang. Kami bersyukur karena seluruh proses penyerahan bantuan berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Soni Wandikbo.
Soni juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik agar menahan diri, menghentikan kekerasan, dan mengedepankan penyelesaian secara damai melalui dialog yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, tokoh gereja, tokoh adat, serta para pihak terkait.
“Kami semua berharap konflik ini segera berakhir dengan perdamaian. Kami masyarakat Puncak tidak menginginkan adanya korban lagi. Semua pihak harus menahan diri dan bersama-sama membuka jalan dialog demi keselamatan masyarakat,” tambah Ketua I DPRK Puncak.
DPRK Puncak mendukung setiap langkah perdamaian yang mengutamakan keselamatan masyarakat, pemulihan hubungan antarkelompok, serta penyelesaian persoalan secara bermartabat. DPRK Puncak juga mendorong pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk terus membangun komunikasi dengan para pihak agar konflik tidak meluas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.
Melalui momentum tersebut, Soni Wandikbo menegaskan bahwa nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan keselamatan masyarakat harus ditempatkan di atas seluruh kepentingan kelompok. Perdamaian diharapkan menjadi komitmen bersama untuk menghentikan jatuhnya korban serta menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Kwamki Lama dan wilayah sekitarnya. (humasdprkpuncak)


















